Perkenankanlah Aku Mencintai-Mu Semampuku
ngambil dari blog temen.. bagus isinya
Perkenankanlah Aku Mencintai-Mu Semampuku
Tuhanku,
Aku masih ingat, saat pertama
dulu aku belajar mencintaiMu. Kajian demi kajian tarbiyah kupelajari, untai
demi untai kata para ustadz kuresapi. Tentang cinta para nabi, tentang kasih
para sahabat, tentang muhabbah orang shalih, tentang kerinduan para syuhada.
Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam, kutumbuhkan dalam mimpi idealisme yang
mengawang di awan.
Tapi Rabbi………….
Berbilang hari demi hari
dan kemudian tahun berlalu, tapi aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi
untuk-Mu, aku makin merasakan gelisahku memadai dalam cita yang mengawang,
sedang kakiku mengambang. Hingga aku terhempas dalam jurang dan kegelapan.
Allahu Rahiim, Illahi
Rabbii…………
Perkenankanlah aku
mencintai-Mu semampuku…. Perkenankanlah aku mencintai-Mu, sebisaku. Dengan
segala kelemahanku. Ilaahi aku tak sanggup mencintai-Mu dengan kesabaran
menanggung derita. Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al-Mustafa. Karena itu
ijinkan aku mencintai-Mu melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu, atas derita
batin dan jasadku, atas sakit dan ketakutanku.
Rabbii…..
Aku tak sanggup
mencintai-Mu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan
hanya meninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarganya. Atau layaknya Umar
yang menyerahkan separo hartanya demi jihad. Atau Ustman yang menyerahkan 1000
ekor kuda untuk syiarkan Dien-Mu. Ijinkan aku mencintai-Mu, melalui
100-200perak yang terulur pada tangan - tangan kecil di perempatan jalan, pada
wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan. Pada
makanan-makanan yang terkirim ke handai taulan.
Illahi……….
Aku tak sanggup
mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat nabiMu, hingga tiada
terasa anak panah musuh terhujam di kakinya. Karena itu Ya Allah,
perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam shalat yang coba kudirikan
dengan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan
dunia.
Robbii…………
Aku tak dapat beribadah
ala orang-orang shalih atau bagai para al hafidz dan hafidzah yang membaktikan
seluruh malamnya untuk bercinta denganMu dalam satu putaran malam.
Perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui satu - dua rakaat sholat lailku, atau
sekedar sunnah nafilahku, selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan
seayat dua ayat hafalanku.
Yaa Rahiim……….
Aku tak sanggup
mencintaiMu semisal para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihad bagiMu. Maka
perkenankanlah aku mencintaiMu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan
pengorbanan untuk dakwahMu, dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi
baru.
Allahu Kariim…………….
Aku tak sanggup
mencintaiMu di atas segalanya, ijinkan aku mencintaiMu dengan mencintai
keluargaku, membawa mereka pada nikmatnya hidayah dalam naungan Islam, manisnya
iman dan ketabahan. Dengan mencintai sahabat-sahabatku, mengajak mereka untuk
lebih mengenalMu, dengan mencintai manusia dan alam semesta.
Perkenankanlah aku mencintaiMu
semampuku, Yaa Allah.
Agar cinta itu mengalun
dalam jiwa.
Agar cinta ini mengalir
di sepanjang nadiku.
(Seorang hamba yang tertatih meniti cinta dalam 8648 hari
waktu yang telah Kau berikan)
Sumber : unknown
tambahan dari gw :
Ya Allah.. aku tak sanggup u menahan diri untuk senantiasa menjalankan perintahMu dan menjauhi laranganMu layaknya para Sahabat. Sering kali aku bertaubat namun kemudian ku ulangi lagi dosa2 itu… Ya Rabb.. sungguh aku seringkali lalai untuk menjaga mata, mulut, telinga, tangan, kaki ini dari perbuatan dosa, maka ijinkan aku untuk mengulangi taubat ku walaupun tak dapat kujamin takkan ku ulangi lagi dosa2ku. ijinkan aku untuk senantiasa memperbarui tobatku walaupun dengan tertatih tatih, dengan berat hati dan terpaksa.. ampuni hamba ya Rabb…