Archive for December, 2005

So HAppy.. =)

Thursday, December 29th, 2005

Hm.. what a happy day..!! alhamdulillah.. mungkin itulah kata yang paling tepat menunjukkan rasa syukurku atas segala yg kudapatkan. HAri ini aku alhamdulillah menyelesaikan sidang KPku dengan nilai yang cukup memuaskan (bagi ku). Hm.. banyak sekali pertolonganNya yang kurasakan terutaama selama satu jam sidang tadi.. alhamdulillah..

Beberapa saat setelah menyelesaikan sidang, bAru saja ku pikirkan agendaku esok, tiba2 saja sahabatku Riri menelepon, menanyakan kabar dan ngajak untuk nge’date’ malam sabtuan.. waah.. tak pikir panjang.. langsung ku jawab “Ok!!”.. hm.. langsung terbayang asiknya melepas segala kepenatan bersamanya.. Dan tak lama kemudian Catur menelepon, nanyain nonton sidang Mbak Dini besok.. waah.. pasti menyenangkan banget bisa liat sidang mbak DIni sama anak2.. tapi sayangnya baterai HPku keburu mati.. Kupaksakan saja HP itu kunyalakan lagi.. langsung masuk beberapa sms, dan bunyi dering telepon ternyata dari adik kelas, menanyakan sidang juga.. selesai menjawab teleponnya, dering telepon lagi, belum sempat ku jawab, HPnya sudah mati lagi.. ya sudahlah.. =)

Setelah itu, aku menghabiskan waktu bersama beberapa FAsilkom 01 yg lagi sama2 berjuang, lucu juga denger si Acul lg sidang, si Rama panik mo sidang.. hehe.. Dan pas siang, ketika aku turun ke bawah, bertemu beberapa anak BEM (mamieq, Fenty, Citra, Dayat, Ari) yang kebetulan habis makan di Fasilkom.. mereka nanyain jg kbar sidangku.. Hah.. seharian bertemu orang, topiknya ga jauh beda dari sidang.. gapapa deh.. =) Dan saat ini.. aku masih di LabKom puas2in nge-net, bersama beberapa 01 yang masih dinistakan dengan laporan TA mereka.. hehe.. Aku juga seharian menghabiskan waktu bersama Rina, salah satu temen seperjuangan di angkatan yang udah lama banget ga ktemu, waaah.. senangnya..

Hm.. what a nice day… Selamat datang dunia pasca kampus.. =) alhamdulillah..

Tausiah dari si ‘kecil’

Thursday, December 29th, 2005

Kemarin (Rabu, 28 Desember) aku seperti biasa, menjalankan rutinitas mengajar setiap Rabu sore di sebuah bimbingan belajar dekat rumah. Dan seperti biasa juga, yang aku ajar adalah anak2 kelas 6 SD, yang hampir semuanya bandel2=P maklumlah anak laki2 semua..

Dan seperti biasa pula, kegiatan belajar selalu diselingi dengan cerita2 mereka ttg berbagai hal yang selalu menggelikan untuk didengar. Tiba-tiba saja mereka bercerita klo mereka berencana untuk olahraga bareng hari Minggu, dan tentunya mereka juga mengajak aku untuk bergabung.. tapi dengan berbagai pertimbangan dan alasan ku tolak tawaran itu..

Di akhir pertemuan, karena menyadari bahwa hari itu adalah pertemuan terakhirku dengan mereka sebelum liburan hingga JAnuari, terbersit dalam hatiku “hm.. pasti aku akan sangat merindukan mereka!” dan dengan spontan aku tanyakan “kalian mau kemana tahun baru ini? Selamat Tahun BAru yah..”, dan dengan spontan juga si kecil Adieb (salah satu muridku yg ga kalah bandel sama temen2nya) menjawab “iih..ibu.. orang dunia udah makin sedikit umurnya, makin dekat ke kiamat, kok malah dirayain seneng2??”, seketika aku merasa malu.. dan aku pun tersenyum sambil menjawab “waah.. pinter banget Adieb.. iya yah.. harusnya tahun baru qta bermuhasabah aja yah..” (maklumlah mereka anak sebuah SD Islam, jadi sudah mengerti arti muhasabah).

Sesaat setelah mereka berpamitan, aku kembali teringat dengan katanya.. Hm… ya.. kadang qita memang harus lebih memperhatikan isi perkataan seseorang daripada siapa yang mengatakannya. Hari itu, kudapatkan sebuah tausiah berharga dari mulut seorang bocah kecil yang lucu dan sering disebut sebagai ‘anak nakal’ oleh banyak orang.